news

Tingkat pengangguran perkotaan naik menjadi 9,1% pada Jan-Mar dari 7,9% pada Okt-Des ’19

Census 2011 data, people migrating to Mumbai, migrant workers in mumbai, Covid outbreak, Maharashtra news, mumbai city news

[ad_1]

Tingkat pengangguran di daerah perkotaan naik menjadi 9,1 persen pada Januari-Maret 2020 dari 7,9 persen pada Oktober-Desember 2019 tetapi sedikit lebih rendah dari 9,3 persen pada Januari-Maret 2019, Survei Angkatan Kerja Berkala (PLFS) triwulanan yang dirilis oleh Kementerian. Statistik dan Pelaksanaan Program (Depsos) pada Kamis menunjukkan.

Pengangguran perkotaan tercatat 8,4 persen pada Juli-September 2019, 8,9 persen pada April-Juni 2019 dan 9,9 persen pada Oktober-Desember 2018.

Pengangguran perkotaan pada kelompok umur 15-29 tahun adalah 21,1 persen pada Januari-Maret, naik dari 19,2 persen pada Oktober-Desember. Tingkat pengangguran perempuan tercatat dalam dua digit pada 10,5 persen pada Januari-Maret, naik dari 9,8 persen pada kuartal sebelumnya. Untuk pria perkotaan, angkanya mencapai 8,7 persen pada Januari-Maret dibandingkan 7,3 persen pada kuartal sebelumnya.

Tingkat partisipasi angkatan kerja naik menjadi lebih dari lima kuartal tertinggi 37,5 persen, dibandingkan 37,2 persen pada kuartal sebelumnya.

Data pengangguran untuk daerah perkotaan dirilis setiap tiga bulan berdasarkan status mingguan saat ini. Dataset ini berbeda dari Laporan Tahunan Survei Angkatan Kerja Berkala, yang mencakup daerah pedesaan dan perkotaan dan memberikan perkiraan pekerjaan dan pengangguran dalam status biasa (ps + ss) dan CWS.

Ukuran sampel untuk survei ini untuk Januari-Maret lebih rendah mencakup 1,73 lakh orang dan 43.971 rumah tangga dibandingkan dengan 1,79 lakh orang dan 45.555 rumah tangga pada kuartal Oktober-Desember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *